Akhirnya salah satu wilayah pemukiman liar rawan kejahatan di daerah perbatasan antara 3 wilayah kotamadya Jakarta yaitu Jakarta Timur, Pusat & Utara atau sering disebut dengan perempatan Coca-Cola, yg dikenal dengan nama Pendongkelan digusur juga.

Di wilayah yg juga berhadapan dengan
ITC Cempaka Mas ini berdasarkan informasi & hasil pengamatan saya sendiri memang sudah lama sekali menjadi markas para
Waria yg suka mengamen di sekitar perempatan Coca-Cola & markas besar pelaku kejahatan
Kapak Merah yg sangat terkenal & menjadi momok menakutkan bagi para pengendara kendaraan roda empat terutama bagi pengendara wanita ketika di malam hari.
Sebenarnya sudah lama sekali wilayah ini menjadi tempat pelarian para pelaku kejahatan disekitar lampu merah perempatan Coca-Cola yg sehari-harinya memang langganan kemacetan yg cukup parah. Semenjak saya masih kuliah di bilangan Kramat Raya & sampai pernah bekerja di salah satu perusahaan pembiayaan di komp. perkantoran Duta Merlin saya selalu senantiasa berangkat pulang pergi dengan kendaraan umum & kebetulan akan selalu melalui wilayah rawan tersebut, karena saking seringnya ketika di bis saya berpapasan dengan para pelaku kejahatan dari wilayah tersebut, akhirnya saya pun mulai hapal dengan gerak gerik mereka yg biasanya ketika melancarkan "operasi kilat" selalu beramai-ramai (minimal 5 orang, paling banyak 7-8 orang), mulai dari bertugas menjaga ke-2 pintu bis sampai bertugas mencari "mangsa", biasanya para pencari "mangsa" ini mudah dikenali dari cara mereka memperhatikan para penumpang bis & gerak gerik mereka yg seperti "cacing kepanasan" yg selalu bergerak dari mulai depan bis sampai ke belakang bis kemudian tidak lama akan kembali lagi ke depan dan begitu seterusnya sambil memperhatikan kantong baju, celana & tas calon "mangsa" mereka.
Walaupun di sekitar perempatan tersebut ada pos pelayan masyarakat tapi tampaknya kawanan ini sama sekali tidak takut, sedikit menimbulkan pertanyaan juga sebenarnya sih karena para anggota pelayan masyarakat di sekitar tempat itu sepertinya hanya tertarik memperhatikan (baca: mencari mangsa) pelanggar lalu lintas & hanya mengatur-atur kendaraan dibawah lampu merah saja bahkan kalau saya sering perhatikan terkadang ada yg hanya bersantai-santai di dalam & depan pos polisi sambil merokok atau minum kopi padahal jelas-jelas di depan matanya kemacetan sedang terjadi & para penjahat di sekitar perempatan Coca-Cola sedang asyik melancarkan aksinya.
Sebenarnya ada 1 alasan kuat mengapa sering terjadi kejahatan Kapak Merah di wilayah tersebut, sekitar jam 8 malam keatas biasanya kita sudah tidak akan melihat lagi ada pelayan masyarakat yg sedang bertugas bahkan pos polisi pun seperti sudah "tutup toko" seiring dengan tutupnya toko-toko di ITC Cempaka Mas.
Semoga dengan digusurnya pemukiman liar tersebut kemacetan & kejahatan disekitar wilayah tersebut bisa berkurang drastis & para pelayan masyarakat yg bertugas ditempat itu bisa LEBIH bersantai-santai lagi.
Berita terkait bisa ditemukan disini
Selanjutnya..